Desa Dasan Baru berasal dari bahasa Sasak, yaitu Dasan yang berarti pedesaan dan Baru yang berarti baru. Nama ini mencerminkan sejarah terbentuknya desa sebagai pemekaran dari Desa Banyumulek.
Awalnya, Dasan Baru merupakan wilayah pedesaan yang memisahkan diri dari desa induk dan kemudian ditetapkan sebagai desa persiapan berdasarkan SK Bupati Lombok Barat Nomor 30 Tahun 2002. Pencanangan Desa Persiapan Dasan Baru dilaksanakan pada 18 Januari 2003, bersamaan dengan peletakan batu pertama pembangunan kantor desa secara swadaya masyarakat.
Kepala Desa Persiapan pertama dijabat oleh Lalu Abdul Hakim, dengan pelayanan masyarakat sementara menggunakan Gedung Pustu Dasan Baru. Pada tanggal 6 Agustus 2004, melalui SK Bupati Lombok Barat Nomor 13 Tahun 2004, Desa Dasan Baru resmi menjadi desa definitif.
Pemilihan Kepala Desa pertama secara langsung dilaksanakan pada 5 Desember 2005 dan dimenangkan oleh Lalu Abdullah, SH. Selanjutnya, Desa Dasan Baru terus berkembang dan pernah mewakili Kecamatan Kediri dalam Lomba Desa Tingkat Kabupaten Lombok Barat tahun 2007.
Pada pemilihan kepala desa berikutnya, Lalu Abdullah, SH kembali terpilih pada tahun 2011. Kemudian pada Pilkades tahun 2018, Akhirudin terpilih sebagai Kepala Desa Dasan Baru. Seiring penetapan tersebut, Ketua BPD yang menjabat periode 2019–2025 adalah M. Amin, S.Pd.
| Nama Kepala Desa | Periode Menjabat | Alamat |
|---|---|---|
| Lalu Abdul Hakim | 2003-2005 | Dusun Kebon Orong |
| Lalu Abdullah, SH. | 2005-2011 | Dusun Kebon Orong |
| Lalu Abdullah, SH. | 2011-2017 | Dusun Kebon Orong |
| Lalu Supriadi (Pjs) | 2017-2019 | Kuripan |
| Akhirudin | 2019-2027 | Dusun Bebae Dalam |
© 2026 Pemdes Dasan Baru Lombok Barat